Boot ISO Fedora 22 via Grub (Ubuntu 14.04)

Bismillahirrahmanirrahim.

  1. Buka berkas /etc/grub.d/40_custom dalam mode root (di sini saya menggunakan gedit). Command: sudo gedit /etc/grub.d/40_custom
  2. Tambahkan entri baru di baris paling bawah. Isinya seperti ini:
    menuentry "Fedora 22 ISO" --class fedora {
    set isoname="Fedora-Live-Workstation-i686-22-3.iso"
    set isopath="/home/poros/Downloads/"
    set isofile="${isopath}/${isoname}"
    echo "Using ${isoname}..."
    loopback loop (hd0,8)$isofile
    linux (loop)/isolinux/vmlinuz0 iso-scan/filename=${isofile} root=live:CDLABEL=Fedora-Live-WS-i686-22-3 rootfstype=auto ro rd.live.image quiet rhgb rd.luks=0 rd.md=0 rd.dm=0
    initrd (loop)/isolinux/initrd0.img
    }

    Ubah nilai isoname sesuai dengan nama ISO Fedora yang kamu punya, di sini saya punya Fedora-Live-Workstation-i686-22-3.iso. Nilai isopath adalah lokasi berkas ISO berada. Berkas Fedora-Live-Workstation-i686-22-3.iso milik saya berada di direktori /home/poros/Downloads/. Nilai isofile adalah gabungan nilai isoname dan isopath. Berdasarkan kondisi yang saya alami, nilai isofile akan menjadi “/home/poros/Downloads/Fedora-Live-Workstation-i686-22-3.iso”.

    Ubah (hd0,8) sesuai dengan partisi berkas ISO berada. Lokasi “/home/poros/Downloads/Fedora-Live-Workstation-i686-22-3.iso” berada di partisi /dev/sda8 pada harddisk utama (hd0) sehingga ditulis (hd0,8). Gunakan aplikasi semacam GParted untuk memudahkan dalam melihat partisi harddisk.

    Untuk nilai CDLABEL sesuai dengan ISO Fedora yang digunakan. Saya menggunakan berkas ISO Fedora 22 Workstation 32-bit sehingga nilainya menjadi CDLABEL=Fedora-Live-WS-i686-22-3. Ingat nilai CDLABEL tidak boleh salah. Berikut beberapa daftar CDLABEL ISO Fedora 22:
    – Fedora-Live-WS-x86_64-22-3
    – Fedora-Live-KDE-x86_64-22-3
    – Fedora-Live-LXDE-x86_64-22-3
    – Fedora-Live-MATE-x86_64-22-3
    – Fedora-Live-SoaS-x86_64-22-3
    – Fedora-Live-Xfce-x86_64-22-3
    – Fedora-Live-WS-i686-22-3
    – Fedora-Live-KDE-i686-22-3
    – Fedora-Live-LXDE-i686-22-3
    – Fedora-Live-MATE-i686-22-3
    – Fedora-Live-SoaS-i686-22-3
    – Fedora-Live-Xfce-i686-22-3

  3. Simpan berkas tersebut
  4. Lakukan sudo update-grub
  5. Hidupkan ulang komputer
  6. Pilih “Fedora 22 ISO” pada menu Grub.

Referensi:

https://ask.fedoraproject.org/en/question/33055/boot-fedora-20-from-iso/

https://github.com/thias/glim/blob/master/grub2/inc-fedora.cfg

Tulisan ini dikerjakan menggunakan WordPress dengan bantuan Google Chrome 45.0.2454.93. Sistem operasi yang digunakan yaitu Fedora 22 Workstation. Tutorial dilakukan dengan sistem operasi Ubuntu 14.04. Grub yang digunakan dalam tutorial ini adalah milik Ubuntu 14.04. Skema paritisi yang digunakan adalah MBR.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s